Langsung ke konten utama

Kretek Warisan Nusantara

Saya juga penikmat rokok sejak dahulu, dan sepertinya banyak hal yang selalu kambing hitamnya adalah Rokok. Yang saya mau bilang adalah dulu Leluhur kita tidak pernah menderita Kanker Laring (red.kanker tenggorokan).
Karena kenapa ??? Leluhur kita menikmati Rokok Kretek Asli Nusantara, sehingga mereka bisa menikmati masa hidup lebih lama.

Kalau anda penikmat rokok putih dari bangsa asing, sudah jelas tidak menyehatkan sama sekali, mungkin maaf Mendiang adalah penikmat rokok sejenis itu, karena saya membaca berita dibeberapa media, tidak ada keterangan jelas rokok jenis apa yang dikonsumsi mendiang.

Terus terang saya adalah penikmat Rokok Asli Nusantara yaitu Rokok Kretek karena berasal dari Tembakau Asli, bukan akal-akalan kertas diberi aroma tembakau lalu dibuat seakan-akan tembakau asli.
Dan sampai sekarang saya belum pernah membaca, ada berita dunia, yang menyebutkan seseorang meninggal akibat menikmati Rokok Kretek.

Ini Kutipan dari salah satu artikel yang saya kumpulkan :

Koordinator Masyarakat Bangga Produk Indonesia (MBPI) Fahmi Idris mengatakan, Jatim adalah penghasil dan penyumbang pendapatan terbesar di sektor cukai. Dia mencontohkan, PT Freeport di Papua hanya menyumbang Rp 20 triliun dari royalti penambangan minyak, sedangkan rokok atau cukai di Jatim menyumbang lebih dari Rp 60 triliun. Namun dampak yang ditinggalkan dari PT Freepot terhadap pembuangan limbah harus dibayar mahal oleh negara dan buruk bagi lingkungan sekitar.

“Kretek layak jadi warisan budaya dunia seperti keris atau batik. Dunia telah mengenal minuman Sake dari Jepang dan cerutu dari Kuba. Dulu saya ketika jadi menteri sempat mengusulkan Kretek menjadi national heritage,” tegasnya.

Budayawan Mohammad Sobary yang menulis pengantar dalam buku Kretek itu menambahkan, isi buku itu menekankan jangan lupa di dalam rokok mengandung 3 sudut, yakni ekonomi, politik dan budaya. Rokok adalah produk kebudayaan dan kebanggaan bangsa Indonesia yang tidak bisa dibuat bangsa lain.

“Rokok juga menyerap tenaga kerja dari hulu hingga hilir jika dilihat dari sudut ekonomi. Rokok dilihat dari politik juga menjadi titik tolak bangkitnya bangsa kita yang tidak bisa dijual ke bangsa lain,” imbuhnya.
#RokokKretekNusantara
#KretekItuMenyehatkan
#HisapTembakauBukanKertas
#AyoMerokokKretekNusantara

Pranata Luar:
www.Perpustakaan.TanahImpian.pedia.id

Salam Kretek Nusantara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kaki-kaki Surga Menghentak Dunia

SEBA BADUY tahun ini kembali digelar dengan tema "EXCITING BANTEN On SEBA BADUY ", oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bersama Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten. Dimulai dari proses penyambutan sampai pemulangan dari  21 - 22 April 2018. Dan seperti biasa ribuan kaki surga, para penjaga keArifan Lokal Leluhur Nusantara, kembali memenuhi jalanan mulai dari Pandeglang, Lebak dan terakhir Ibukota Propinsi Banten, untuk mendatangi Bapak Gede (Gubernur Banten).  Acara Seba 2108, kembali dilaksanakan di Alun-alun barat kota Serang, yang dimeriahkan beberapa artis ibukota seperti Budi Doremi, Dimulai dari Ritual penyambutan arak-arakan dari depan Museum Negeri Banten, dengan diiringi oleh hentakan Marching Band Gita Surosowan, Parade Arge boyz, Barongsai, Barisan Kang Banten dan Nong Banten, serta para rombongan Bikers Brotherhood Indonesia. Ritual penyerahan hasil bumi dari masyarakat Baduy tersebut, juga dihadiri oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim...